Strategi-Distribusi-Yang-Sangat-Efektif-Dalam-Sebuah-Bisnis

Strategi Distribusi Yang Sangat Efektif Dalam Sebuah Bisnis

https://www.jasaimportmurah.com/ – Strategi distribusi adalah strategi pemasaran atau distribusi barang dan jasa kepada konsumen tingkat akhir. Tujuan dari pendistribusian ini adalah untuk membuat barang dan jasa untuk setiap konsumen serta untuk perusahaan dagang yang membutuhkan. Dengan meningkatnya permintaan produk, proses bisnis menjadi semakin kompleks. Dulu, melakukan pemesanan suatu produk sangat mudah, tetapi sekarang kegiatan persediaan mulai sulit dikelola. Dalam hal ini, pesanan pembelian memiliki peran yang sangat penting.

Purchase order (PO) adalah dokumen atau kontrak yang membentuk kesepakatan antara pembeli dan penjual. Hal ini diperuntukkan bagi konsumen yang ingin memesan dan membeli barang dari penjual. Distribusi ini juga merupakan elemen dalam menentukan jumlah pendapatan yang diterima perusahaan dan membangun loyalitas pelanggan atau konsumen terhadap suatu produk.

Dalam menjalankan strategi distribusi produk harus tepat sasaran dan sesuai dengan langkah pemasaran. Disini sebuah sistem manajemen harus dapat mengambil langkah dan tujuan yang tepat dalam mengambil keputusan. Untuk pemilihan strategi distribusi produk yang tepat tentunya harus sesuai dengan pemilihan agen dan teknik pemasaran yang tepat pula. Pada artikel ini, kami akan menjelaskan apa itu strategi distribusi, dan apa saja tipenya.

Apa itu Strategi Distribusi?

Dalam dunia pemasaran tentunya tidak lepas dari faktor produksi, distribusi dan konsumsi. Dari keseluruhan proses diatas merupakan rangkaian strategi dalam proses distribusi. Tentunya dalam proses pendistribusian anda juga harus mengetahui terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan strategi. Tentunya strategi distribusi produk harus melalui tangan produsen sampai ke tangan konsumen, dan harus ada perantara. Kemudian teknik seperti itu bisa disebut strategi distribusi.

Tentunya, strategi distribusi akan dikenal sebagai saluran distribusi. Saluran distribusi dapat berupa interaksi langsung antara pelanggan dan perusahaan atau dapat juga mencakup beberapa perantara seperti grosir, pengecer, distributor dan lain-lain. Oleh karena itu, saluran distribusi juga sering disebut sebagai rangkaian perantara yang bekerja sama untuk membuat produk tersedia hingga jatuh ke konsumen akhir.

Tentunya dalam menjalankan strategi distribusi, Anda juga harus memiliki manajemen persediaan yang optimal agar semua stok Anda selalu terkendali. Menghitung COGS sebuah perusahaan dagang sangatlah penting untuk Anda lakukan. Komponen biaya dalam penghitungan HPP untuk perusahaan jasa dan perusahaan dagang juga dimasukkan dalam laporan laba rugi.

3 Jenis Strategi Distribusi

• Strategi Distribusi Intensif

Perusahaan yang menerapkan strategi distribusi intensif biasanya akan memilih untuk mendapatkan produk sebanyak mungkin ke lokasi ritel. Sebagai contoh produk mie instan. Produk jenis ini bisa Anda temukan di toko mana pun seperti toko grosir, minimarket, hingga supermarket. Hal penting yang harus dilakukan dalam strategi distribusi intensif ini adalah ketersediaan barang dalam jumlah banyak di berbagai lokasi.

• Strategi Distribusi Selektif

Jenis strategi distribusi selektif ini sama dengan jenis strategi di atas, strategi ini bertujuan untuk memberikan dampak terbaik dari produksi suatu barang tertentu. Perbedaan antara strategi distribusi selektif dan strategi insentif adalah melalui jenis strategi ini, produsen akan memilih distributor yang dapat mendistribusikan setiap produk. Maka inilah yang menyebabkan strategi ini disebut sebagai strategi distribusi. Tentunya di suatu daerah tidak semua distributor atau pengecer dipilih menjadi agen distributor. Ini merupakan langkah efektif bagi sebuah bisnis untuk memberikan hasil atau dampak pada produk yang ingin didistribusikannya.

• Strategi Eksklusif

Dalam strategi ini tentunya lebih eksklusif dan berbeda dari jenis strategi lainnya. Karena hal tersebut terjadi karena kebutuhan produksi yang dipasarkan adalah jenis barang dengan kualitas dan kuantitas yang tinggi. Oleh karena itu dalam melakukan proses pendistribusiannya tidak dapat diedarkan secara keseluruhan atau luas. Dengan produk yang memiliki kualitas harga yang tinggi tentunya menjadi cukup sulit untuk melakukan proses distribusinya. Banyaknya konsumen juga jumlah konsumen yang sedikit, sehingga dalam strategi ini disebut eksklusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *